Thursday, January 28, 2016

IBU
By: Agnes Sitepu
Ibu…
Tiga huruf jutaan makna
Tiga huruf milyaran kasih
Terimakasih Tuhan, Engkau telah memberiku wanita terindah
Ya Tuhan, bantulah aku,
Untuk merendahkan suaraku, memperindahkan ucapanku, dan memperlembutkan hatiku untuk ibuku
Ya.. Hanya untuk wanita hebat, Ibuku.
Ibu, di relung hatiku, aku ragu dan risau tak dapat memberikan pelukan sehangat pelukanmu
Aku khawatir tak sempat menjunjung martabatmu, hingga Tuhan bertindak.
Ingin selalu kepeluk engkau, ku dekap dan pegang erat dan mengatakan ‘aku sayang ibu’
Ingin rasanya waktu terus berhenti jika waktu itu diisi oleh mu, Ibu.
Ibu..
Aku berdoa kepada Tuhan..
Bila nanti kita tak jumpa, tak melihat, dan pada tepat waktu dimana Tuhan mengatakan ‘ayo’ diantara kita berdua..
Aku akan berdoa agar Tuhan mempertemukanku dengan engkau di kehidupan yang akan datang..
Ibu..
Terimakasih ibu.. tanpa engkau, tanpa perbuatanmu bahkan tanpa jantungmu..
Aku tak ada arti apapun
Engkau menuntunku layaknya domba
Terimakasih ibu, aku mencintaimu sampai kapanpun waktu itu telah tiba.








Thankies before♥ kalau ada komentar, usul, pendapat, kesalahan juga. Just comment. I need ur comment somuch♥
Gendut
By: Agnes Sitepu

Sewaktu ku kecil, orang menciumku..
Orang-orang suka padaku..
Mereka menganggapku makmur dan lucu..
Dengan badan yang makmur dan subur sekali..
Tapi kenapa ya Tuhan..
Sekarang, aku sudah mulai menginjak dewasa
Aku sudah mulai mengenal apa itu kasih sayang dan perasaan
Tapi kenapa, hidupku terbalik sekarang. Orang-orang mengolokku..
‘Gendut’ oh Tuhan, kata yang menyakitkan..
‘Gendut’ ya Tuhan, itu kata yang menusuk..
Kenapa ya Tuhan, orang makmur sepertiku ini sering terkena penyakit yang menyerang tubuh kami
Jikalau malaikatpun, yang menghakimi kedunia takkan menilai kurus dan gendut
Terkadang.. aku merasa tak adil dan geram kepada orang kecil
Makan banyak tapi tetap kecil
Tapi ya Tuhan kini aku sadar, aku bersyukur sempurna seperti ini
Ciptaan-Mu takkan pernah salah, aku percaya..
Keunikan itu anugerah..
Aku akan belajar menikmati dengan kebesaran jiwa..






Thankyou for read and ur attention!! I just exposse what i think about. Maaf sebelumnya jika masih jelek kan pemula hihi, lagian cuman iseng hehe. xoxo

CINTA BERTEPUK SEBELAH TANGAN
By: Agnes Sitepu

Entahlah,
Bagaikan anak ayam tak tau arah
Antara sekarat ataupun koma
Rasa ini.. hanya bisa di kubur
 Angin terasa mendera mengiring impian
Impian yang sudah kita ketahui hasilnya
Aku hanya bisa bungkam,
Sebab tak ada cinta pada hati yang kucinta
Cinta dalam diam sungguh lebih menyakitkan
Daripada cinta yang tertolak
Tapi apa daya, menyatakannya pun aku bisa seketika
Andai saja melupakan itu segampang ketika aku menitik rasa
Menitik rasa yang sampai sekarang masih membara
Bagai api menggejolak keatas awan
Dan diakhiri debu yang terbang dibawa angin yang beterbangan ke atas awan
Biarlah..
Biarlah pergi..
Biarlah musnah..
Biarlah rasa ini seperti debu..
Tapi ya Tuhan, berikanlah mujizat bagiku. Aku masih menunggu..
Apa daya seorang wanita

Hanya diam dan menunggu..